Khasiat Lendir Bekicot yang Mengagumkan untuk Kesehatan Gigi

Bagi sebagian orang, siput mungkin adalah binatang yang menjijikkan. Moluska ini menyukai tempat yang lembab dan sering meninggalkan kotoran dari bekas lendir dan kotoran.

Siput juga musuh petani. Sebab, hewan bernama Latin Achatina fulica adalah salah satu hama yang sering mengganggu tanaman. Hewan-hewan ini berkembang biak dan menggerogoti bagian atas tanaman.

Jadi, tidak aneh jika binatang ini seperti musuh bagi semua orang. Siput dihilangkan, dan terkadang dihancurkan dengan segera.

Khasiat Lendir Bekicot yang Mengagumkan untuk Kesehatan Gigi
Khasiat Lendir Bekicot yang Mengagumkan untuk Kesehatan Gigi

Tapi, siapa sangka, siput ternyata mengandung zat yang berguna untuk mencegah karies gigi. Adalah Nofita Fitri Kurniasih, seorang mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) yang mencoba menggunakan lendir siput agar lebih bermanfaat.

Bersama dengan dua teman mereka, Rahma Fauzia Madaningrum dan Nurvidian Khasanah mereka bergabung dengan Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Exact (PKM-PE) Fakultas Farmasi UMP. Tiga siswa perempuan ini membuat terobosan dalam mencegah karies gigi.

Mereka kemudian mengubah lendir siput menjadi pasta gigi, yang kemudian diberi nama unik, “Pasta Gigi Tergelincir”. Pasta gigi dari gel siput. Saya kira artinya seperti itu.

Nofita menjelaskan, karies gigi disebabkan oleh bakteri Streptococcus mutans. Sementara itu, bakteri ini dapat dihambat oleh pertumbuhan dengan protein Achasin yang dapat menjadi bakteri pengikat protein (enzim) reseptor yang ditemukan dalam lendir siput.

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki prevalensi karies gigi tinggi, baik pada usia anak-anak maupun orang dewasa. Karena itu, inovasi dengan siput akan sangat bermanfaat.

Apalagi siput ditemukan di lingkungan sekitar, mulai dari perumahan hingga perkebunan. Keberadaannya tidak diinginkan.

“Hewan-hewan ini sering dibuang oleh masyarakat, karena dianggap mengganggu dan menyerang tanaman. Oleh karena itu kami menggunakan hama tanaman ini sebagai bahan penelitian kami,” katanya.

Dibimbing oleh Erza Genatrika, Dosen Fakultas Farmasi UMP, tim Fakultas Farmasi UMP PKM-PE kemudian berinisiatif membuat pasta gigi gel dari lendir siput yang diklaim sebagai terobosan dalam mencegah karies gigi.

“Saya berharap dengan produk pasta gigi gel ini, dapat memberikan manfaat dan mampu mengurangi masalah karies gigi di Indonesia,” kata Erza.

Pertanyaan apakah siput digunakan sebagai bahan pasta gigi, Dosen di Fakultas UMP Islam, Drs Wage M.Ag mengatakan, terobosan baru ini memiliki keuntungan mengubah hewan yang dulunya menanam hama menjadi sesuatu yang bermanfaat. Siput yang menjijikkan juga dibuahi sedemikian rupa sehingga mereka tidak lagi terlihat menjijikkan.